Sosialisasi

Sosialisasi adalah proses belajar seorang anak untuk menjadi anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat.

Tujuannya adalah agar kelompok/masyarakat dari generasi berikut dapat bersikap dan berperilaku sesuai dengan kebiasaan yang dianut kelompok/masyarakat tersebut.

Pada dasarnya, tidak ada seorang manusia pun yang tidak melakukan proses sosialisasi dalam hidupnya. Manusia hidup dari dan dalam masyarakat.

Menurut Berger yang dipelajari dalam sosialisasi adalah peran

Isi dari sosialisasi adalah nilai dan norma sosial.

Setiap anggota baru dalam masyarakat harus mempelajari peran-peran yang ada dalam masyarakat yang disebut sebagai Role Taking (pengambilan peran)

Kepribadian dala sosiologi disebut diri (self). Diri merupakan produk sosial.

Ada 3 tahap perkembangan diri manusia antara lain:

1. Play Stage

Play stage yaitu tahap dimana seorang anak kecil mulai belajar mengambil peran orang-orang disekitarnya

2. Game Stage

Game stage adalah tahap dimana seorang anak tidak hanya mengetahui peran yang harus dijalankannya, namun telah mengetahui peran yang dijalankan orang lain yang berinteraksi dengannya.

3. Generalized Others

Generalized Others adalah tahap dimana anak telah mampu mengambil peran yang lebih luas, tidak sekedar orang terdekat. Ia telah mampu berinteraksi dengan orang lain dalam masyarakat karena telah memahami peran dirinya dan peran orang lain.

  • Tujuan Sosialisasi antara lain:
  1. Membekali seseorang dengan kemampuan tertentu
  2. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif
  3. Mengendalikan fungsi-fungsi organic melalui latihan mawas diri yang tepat.
  4. Membiasakan diri berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang ada di masyarakat
  • Faktor Pembentuk Kepribadian antara lain:
  1. Warisan Biologis (keturunan)
  2. Lingkungan Fisik (geografis)
  3. Kebudayaan
  4. Pengalaman Unik
  5. Pengalaman Kelompok

Pembentukan diri seseorang yang terjadi melalui refleksi/sikap bercermin pada orang lain disebut Looking-glass Self

  • Agen-agen Sosialisasi
  1. Keluarga
  2. Kelompok Sebaya/sepermainan
  3. Sekolah
  4. Media Massa
  • Bentuk Sosialisasi
  1. Sosialisasi Primer

Sosialisasi primer yaitu sosialisasi pada tahap-tahap awal kehidupan seseorang sebagai manusia

2. Sosialisasi Sekunder

    Sosialisasi sekunder yaitu proses sosialisasi berikutnya yang memperkenalkan individu pada lingkungan diluar keluarganya

    • Tipe Sosialisasi
    1. Formal

    Formal adalah tipe sosialisasi yang terjadi melalui lembaga-lembaga yang berwenang menurut ketentuan yang berlaku dalam Negara

    2.  Informal

      Informal adalah tipe sosialisasi yang terdapat di masyarakat atau dalam pergaulan yang bersifat kekeluargaan

      • Pola Sosialisasi
      1. Sosialisasi Represif

      Sosialisasi represif merupakan pola dimana lebih menekankan pada penggunaan hukuman terhadap kesalaan

      2.   Sosialisasi Partisipatoris

        Sosialisasi partisipatoris merupakan pola dimana anak diberi imbalan ketika berperilaku baik.

        Tinggalkan Balasan

        Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

        Logo WordPress.com

        You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

        Gambar Twitter

        You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

        Foto Facebook

        You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

        Foto Google+

        You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

        Connecting to %s